Wartaindonesia

Muda dan Berkarya, Efrilisa Mantapkan Langkah Menuju Ketua DPC PKB Musi Rawas 2026–2031

Vhio TC

Wartaindonesia.net, MUSI RAWAS – Dinamika politik di Kabupaten Musi Rawas mulai menghangat menjelang suksesi kepemimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) periode 2026–2031. Salah satu nama yang mencuat dan menjadi sorotan adalah Efrilisa Primadona, sosok perempuan muda yang dikenal aktif, progresif, dan memiliki rekam jejak organisasi yang kuat.

Efrilisa, yang akrab disapa Lisa Beno, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai kandidat Ketua DPC PKB Musi Rawas. Dengan tekad yang mantap, ia berkomitmen membawa PKB menjadi partai yang lebih solid dan mampu meraih kemenangan pada Pemilu mendatang.

Lahir di Lubuk Linggau pada 21 April 1981, Lisa Beno bukanlah sosok baru di dunia organisasi dan politik. Ia dikenal sebagai seorang pengusaha sekaligus aktivis perempuan yang kini menjabat sebagai Ketua Perempuan Bangsa Kota Lubuk Linggau periode 2020–2026. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris DPAC Selatan I periode 2022–2026, yang semakin menguatkan kapasitasnya dalam struktur partai.

Dari sisi pendidikan, perjalanan akademiknya dimulai dari SDN 11 Lubuk Linggau (1994), kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Lubuk Linggau (1997), SMA Negeri 2 Lubuk Linggau (2000), hingga meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Sriwijaya Palembang pada tahun 2005.

Mengusung visi besar, Lisa Beno ingin mewujudkan PKB Musi Rawas yang solid, inklusif, dan berdaya sebagai rumah besar perjuangan rakyat yang amanah, responsif, serta berkeadilan. Ia menilai, kekuatan partai terletak pada soliditas internal dan kedekatan dengan masyarakat.

Dalam misi yang diusungnya, terdapat lima poin utama yang menjadi fokus perjuangan. Pertama, memperkuat solidaritas internal partai mulai dari tingkat DPC, DPAC hingga DPRT agar terbangun kekompakan dan sinergi yang kuat. Kedua, mendorong peran aktif perempuan dan generasi muda, khususnya dari kalangan Nahdliyin, agar semakin terlibat dalam politik.

Ketiga, menghadirkan politik yang santun dan berpihak kepada rakyat, sehingga PKB benar-benar menjadi solusi atas berbagai persoalan masyarakat, terutama di tingkat akar rumput. Keempat, meningkatkan kualitas kaderisasi dan pendidikan politik agar kader memiliki pemahaman yang matang serta mampu menjalankan peran politik secara optimal.

Kelima, membangun citra partai yang modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman, dengan menempatkan kader di tengah-tengah masyarakat sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.

Menurut Lisa Beno, perubahan paradigma dalam tubuh partai menjadi hal yang sangat penting. Ia menilai, sudah saatnya kepemimpinan partai lebih terbuka, responsif, dan tidak lagi terkesan eksklusif.

“Kita harus merubah paradigma lama tentang ketua dan jajaran partai yang kaku dan eksklusif, serta tidak peka terhadap persoalan rakyat. PKB harus hadir di tengah masyarakat, menjadi tempat bersandar dan solusi bagi mereka,” tegasnya.

Dengan pengalaman, jaringan, serta semangat perubahan yang dibawanya, Efrilisa Primadona optimistis mampu membawa PKB Musi Rawas menuju arah yang lebih progresif dan memenangkan hati rakyat pada kontestasi politik mendatang.(Vhio)

Berita Terkait

87